Strategi Bisnis Untuk Pemula

Bisnis laundry sepatu dan tas adalah bisnis kekinian yang sedang berkembang diluar kelaziman bisnis laundry lainnya. Bisnis ini muncul sebagai jawaban dari fenomena kekinian di masyarakat milenial. Gaya kaum milenial yang serba instan dan mapan di usia muda, energik dan style.

Kesibukan kaum pekerja milenial yang umumnya bekerja di pusat kota atau pusat industri dengan trafik yang padat sehingga tidak memiliki waktu yang cukup untuk membersihkan barang pribadinya sendiri, seperti, baju, tas, topi dan sepatu. Tetapi mereka tetap inggin tampil gaya dan trendi dalam segala aktifitas keseharianya. Untuk memenuhi kebutuhan penampilan, mereka akan mencari pusat laundry yang dapat menfasilitasi kebutuhan mereka dalam membersihkan dan merawat barang-barang pribadi baik secara offline maupun online.

Kondisi saat ini masih banyak pusat laundry belum melengkapi layanan jasanya denga layanan jasa cuci sepatu dan laundry tas. Umumnya bisnis laundry saat ini masih melayani jasa cuci satuan dan kiloan dan masih sedikit yang memfasilitasi jasa cuci sepatu dan laundry tas, baik sebagai pelengkap bisnis laundry yang sudah eksis maupun sebagai sebuah toko mandiri.

Membangun bisnis yang sedang bertumbuh memerlukan startegi manajemen yang efektif dan efisien. Banyak pelaku bisnis mikro dan kecil dalam menjalankan bisnisnya tidak terkonsep yang berjalan apa adanya saja.

Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan para pebisnis pemula sebelum membuka usahanya :

  1. Tentukan barang atau jasa yang akan menjadi objek bisnis : cara mudah untuk menentukan barang atau jasa yang akan di jadikan objek bisnis adalah dengan mengamati permintaan barang atau jasa di sekeliling kita. Jika permintaannya tinggi tetapi penawaran rendah berarti bisnis ini sangat prospek untuk untuk di jalankan. Atau menciptakan barang atau jasa yang sudah tinggi permintaannya di pasar tetapi di sajikan atau di jual dengan cara yang berbeda dengan cara menbuat desain packing yang lebih kekinian atau membuat rasa yang lebih bervariasi. Jika dibidang jasa dapat memberikan fasilitas tambahan atau servis tambahan.
  2. Tentukan harga : Dalam menentukan harga yang baik bukan di tentukan oleh harga yang lebih rendah atau harga yang lebih tinggi dari harga pasar, karena harga sangat relative tergantung dari sudut padang yang berbeda beda dari setiap konsumen. Hal ini terjadi karena strata social/pendapatan yang berbeda dari setiap konsumen. Harga yang seperti ini bisa di terapkan dengan strategi segmentasi pasar. Pasar di segmentasi atau di kelompokan berdasarkan demografi atau strata social. Sehingga harga yang di tawarkan berbeda untuk setiap orang maka layanan jasa/servis untuk setiap segmenpun harus berbeda.
  3. Tentukan Tempat : Lakukan survay tempat dalam radius 2 kilometer dari lokasi yang akan dijadikan toko. Lakukan maping terhadap bisnis yang sejenis, jenis produk dan layanan jasa yang di tawarkan. Cari tempat yang sesuai dengan anggaran dan konsep toko dengan kriteria memiliki trafik yang sedang sd padat pada jam berangkat dan pulang kantor. Cari penanda tempat keramaian yang mendatangkan trafik secara alamiah seperti dekat supermarket, bank atau pasar.
  4. Promosi : Pada tahap awal pembukaan toko buat materi promosi yang yang mendatangkan trafik yang sebanyak-banyak ke toko dengan cara memberikan kampaye diskon yang besar tujuanya agar semua pengunjung dapat merasakan produk atau layanan jasa yang berbeda dari competitor. Pada periode kedua buat kampanye promosi yang sifatnya mengikat konsumen agar loyal dan tidak berpaling ke kompetitor dengan cara buat paket bundling, membercard, program customer care yang lebih individual seperti HUT atau kejutan hari-hari special. Pada periode pematangan buat inovasi produk atau layanan jassa yang berbeda dari yang biasanya yang memiliki ciri khusus dan tidak mudah di duplikasi oleh orang lain.

Semoga artikel ini bermanfaat dan dapat diterapkan, untuk sharing bisnis silakan WA 081317917324